Skip to the content

Gasoil atau biasa disebut high speed diesel/minyak solar/biosolar adalah bahan bakar jenis distilat yang digunakan untuk mesin diesel dengan sistem pembakaran “compression ignition”, pada umumnya digunakan untuk bahan bakar mesin diesel dengan putaran tinggi (> 1000 rpm).

Regulasi Peraturan Menteri ESDM No. 12 Tahun 2015 mengamanatkan pentahapan kewajiban minimal pemanfaatan biodiesel sebagai campuran  bahan bakar minyak. Kewajiban minimal pemanfaatan biodiesel sebesar 15% sehingga disebut dan dipasarkan dengan nama dagang Biosolar B15 dan sebesar 20% disebut Biosolar B20.

Memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi No. 28.K/10/DJM.T/2016.

Show less

Bahan bakar minyak yang mengandung residu, digunakan sebagai bahan bakar minyak di sektor marine  pada mesin diesel stasioner terutama untuk mesin diesel dengan putaran rendah (<300 rpm). Digunakan sebagai bahan bakar pembakaran langsung pada dapur-dapur industri besar, pembangkit listrik dan lain-lain yang sangat memperhatikan segi ekonomis dari bahan bakar.

Memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi No. 14496.K / 14 / DJM / 2008 dan memenuhi ISO 8217: 2005

Show less

Bahan bakar minyak yang mengandung residu, digunakan sebagai bahan bakar minyak di sektor marine  pada mesin diesel stasioner terutama untuk mesin diesel dengan putaran rendah (<300 rpm).

Diproduksi dengan mekanisme blending  di kilang yang menjamin bahwa produk tersebut akan lebih homogen, stabil, kompatibel dan mengurangi kontaminasi.

Memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi No. 14496.K / 14 / DJM / 2008 dan memenuhi ISO 8217: 2005

Show less

Gasoline yang dipasarkan dengan nama dagang Premium adalah bahan bakar mesin bensin yang memiliki angka ontan (RON) minimal 88,0. Memenuhi spesifikas Direktur Jenderal  Minyak & Gas Bumi No. 933.K/10/DJM.S/2013 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 88 yang Dipasarkan di Dalam Negeri. Pertamina tidak menambahkan additive logam dalam Premium yang dipasarkan karena dapat menyebabkan terbentuknya abu pada mesin kendaraan.

Minyak Diesel adalah bahan bakar jenis distilat yang mengandung fraksi-fraksi berat atau merupakan campuran dari distilat fraksi ringan dan fraksi berat (residual fuel oil) dan berwarna hitam gelap, tetapi tetap cair pada suhu rendah. Penggunaan minyak diesel ini pada umumnya untuk bahan bakar mesin diesel dengan putaran sedang atau lambat (300-1000 rpm) atau dapat juga dipergunakan sebagai bahan bakar pembakaran langsung dalam dapur-dapur industri. Minyak diesel ini biasanya disebut juga Industrial Diesel Oil (IDO) atau Marine Diesel Fuel (MDF).

Memenuhi spesifikasi Direktur Jenderal  Minyak & Gas Bumi No.14496.K/14/DJM/2008.

Show less

Marine gasoil dengan titik tuang yang rendah, digunakan sebagai bahan bakar minyak di sektor marine  terutama untuk kapal-kapal yang sebagian besar beroperasi di iklim sub tropis dan iklim musim dingin.

Diproduksi dari fraksi hidrokarbon yang dimodifikasi dari light gas oil (LGO). MGO 5 memiliki titik tuang max -6 derajat Celcius, cocok untuk kondisi suhu yang rendah.

Memenuhi spesifikasi ISO 8217: 2005

Show less

Pertamax adalah bahan bakar yang memiliki angka oktan (RON) minimal 92.0 diperuntukkan untuk mesin kendaraan yang mempunyai rasio kompresi antara 9:1 sd 10:1.

Memenuhi spesifikasi Direktur Jenderal  Minyak & Gas Bumi No. 3674.K/24/DJM/2006 tentang Spesifikasi bahan Bakar Jenis Bensin 91.

Pertamina tidak menambahkan additive logam dalam Premium yang dipasarkan karena dapat menyebabkan terbentuknya abu pada mesin kendaraan.

Show less

Pertamina Dex (diesel environment x-tra) adalah bahan bakar mesin diesel modern yang memenuhi standar emisi gas buang EURO 2.

Memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi No. 3675.K/24/DJM/2006.

Show less

Kerosene atau disebut juga dengan Minyak Tanah, merupakan bahan bakar jenis distilat yang tidak berwarna (jernih). Penggunaan minyak tanah pada umumnya adalah untuk keperluan industri (seperti solvent atau aerosol) dan sebagian masih digunakan sebagai bahan bakar di rumah tangga (memasak, penerangan, dll).

Memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak & Gas Bumi No.17.K/DJM/1999

Show less