Bentuk KEM, PGE Berikan Sosialisasi Program ke Masyarakat

PT Pertamina Geothermal Energy memiliki perhatian yang tinggi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasinya. Bekerjasama dengan Forum Layanan Iptek bagi Masyarakat (FLIPMAS) Rafflesia Besamo Wilayah Bengkulu, PGE Proyek Hululais membangun Kawasan Ekonomi Masyarakat (KEM) berbasis Pertanian dan Perkebunan yang berlokasi di Kabupaten Lebong.

KEM sektor Pertanian menitikberatkan program pada integrasi tanaman padi, budidaya itik dan ikan di lahan seluas 5 hektar yang akan ditunjang juga dengan pembangunan fisik irigasi guna mengairi areal pertanian. Sementara KEM sektor Perkebunan akan fokus pada budidaya kopi jenis robusta dan usaha kopi di lahan seluas 5 hektar.

Sosialisasi program KEM dilakukan pada Selasa, 3 April 2018 di Kantor Kacamatan Lebong Selatan dengan dihadiri oleh Bupati Lebong Rosjonsyah, Camat Lebong Selatan Yasir Hadibroto, perwakilan Dinas Pertanian Kab. Lebong, Danramil dan perwakilan penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan perwujudan program CSR PGE Proyek Hululais dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya Ketua Flipmas Rafflesia Besamo Wilayah Bengkulu Muria Herlina menyatakan rasa syukurnya atas kepercayaan PGE kepada Tim Flipmas dalam mengembangkan model pemberdayaan masyrakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kami berharap, pengetahuan dan pengalaman kami dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga nanti dapat membantu masyarakat memperoleh penghasilan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sama seperti yang berhasil kami kembangkan di Desa Kota Niur”, kata Muria.

Bekerjasama dengan Pertamina, sebelumnya Flipmas Raflesia Besamo juga telah berhasil megembangkan KEM Desa Kota Niur di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan komoditi unggulan jeruk dan sirup Kalamansi. Sementara di Lempuing Kota Bengkulu, juga berhasil dikembangkan KEM Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu.

Camat Lebong Selatan Yasir Hadibroto menyampaikan apresiasinya atas upaya PGE dalam membangun perekonomian warga Lebong Selatan.

"Kami berharap dengan majunya PGE, masyarakat kami juga ikut maju. Sharing knowledge dari Flipmas ini menurut saya akan mampu membawa kami ke peluang yang lebih bagus lagi kedepan," ujar Yasir.

Sementara Bupati Lebong Rosjonsyah menyampaikan terima kasih atas dukungan PGE dalam meningkatkan perekonomian warga Lebong.

"Saya yakin Lebong akan maju kedepan. Saya mengajak warga untuk membuka pikiran dan wawasan demi kemakmuran bersama," tegasnya.

Project Manager PGE Hululais yang diwakili Ahmad Nurdin berharap kedepan program KEM dapat lebih berkembang lagi, dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. “PGE sangat mengapresiasi antusias warga atas program KEM ini. Semoga apa yang kita harapkan bersama dapat segera terwujud, dan memberi manfaat lebih lagi tidak hanya pada peserta saat ini namun juga masyarakat luas,” kata Ahmad Nurdin.


Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi PGE Proyek Hululais sepanjang tahun 2017 telah menggulirkan bantuan CSR senilai total lebih dari Rp.5 milyar. Bantuan antara lain terdiri dari bantuan bidang pembangunan dan pengembangan infrastuktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan lingkungan berupa penanaman pohon di Kecamatan Lebong Selatan.


Sekilas PT Pertamina Geothermal Energi (PGE)

Saat ini PGE memiliki 12 wilayah kerja panas bumi dengan total kapisitas terpasang sebesar 617 MW yang dihasilkan dari Kamojang 235 MW, Ulubelu 220 MW, Lahendong 120 MW, Sibayak 12 MW, dan Karaha 30 MW.


Selain itu, secara paralel PGE sedang melakukan proyek-proyek panas bumi yang terdiri atas Lumutbalai Unit 1&2 kapasitas 2x55 MW, Hululais Unit 1&2 kapasitas 2x55 MW, dan Sungai Penuh Unit 1&2 kapasitas 2x55 MW

Share this post