Tingkatkan Kesigapan AMT, Pertamina Gelar Defensive Driving Training

 

BANDA ACEH – Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di provinsi Aceh cenderung meningkat. Polda Aceh mencatat pada tahun lalu terjadi 2.176 kasus kecelakaan lalu lintas. Jumlah ini meningkat dibanding 2017 sejumlah 2.091 kasus.

 

“Untuk meningkatkan kesigapan, membangun budaya tertib berlalu lintas dan mencegah kecelakaan, khususnya Awak Mobil Tangki (AMT) Elpiji, Pertamina menggelar Defensive Driving Training,” jelas Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) I.

 

Kegiatan ini dilaksanakan Minggu (21/7) di kantor Marketing Branch Aceh, bekerja sama dengan lembaga Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) dan diikuti oleh 22 AMT Elpiji. Pada pelatihan tersebut, disampaikan materi tentang mengemudi aman, sekaligus praktek lapangan untuk menguji pemahaman peserta. Khususnya dalam proses pengangkutan Elpiji dari terminal Elpiji ke Stasiun Pengisian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

 

“Tahun lalu, kami mencatat enam insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil tangki Elpiji atau skid tank di wilayah Marketing Branch Aceh. Sehingga pelatihan ini menjadi krusial untuk meningkatkan pemahaman dan budaya keselamatan di kalangan AMT,” ujar Roby.

 

Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pemahaman terhadap aspek HSSE (Health Safety, Security, & Environment) serta sebagai komitmen Pertamina MOR I dalam menerapkan aturan HSSE. Yaitu Life Saving Rules & Golden Rules terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja bagi seluruh pekerja serta seluruh mitra kerja.*MOR I

 

Share this post