Kebutuhan Operasional

Beberapa kebutuhan operasional untuk impor dan ekspor disampaikan sebagai berikut:

  1. Seluruh kapal yang beroperasi dalam kegiatan ekspor dan impor harus sesuai dengan port restriction Pertamina serta akan direview  oleh Pertamina berdasarkan dokumen Q88 kapal
  2. Nominasi kapal, penerimaan kapal, pelabuhan bongkar, pelabuhan muat, jumlah muatan, serta tanggal bongkar dan muat kargo harus sesuai dengan terms and condition yang telah disepakati 
  3. Seluruh dokumen pengapalan atas kegiatan impor harus menggunakan nama PT. Pertamina (Persero) sebagai consignee dalam bentuk dokumen asli atau endorse
  4. Dokumen Bill Of Ladding (B/L) dalam kegiatan impor harus menggunakan Tanker B/L
  5. Dokumen pengapalan disampaikan selambatnya satu hari setelah kapal selesai loading
  6. Untuk kegiatan Ship To Ship (STS) maka diharuskan untuk membawa fender dan aksesoris lain yang diperlukan
  7. Kapal impor diharuskan untuk membawa aksesori yang diperlukan dalam kegiatan discharge sesuai dengan kebutuhan pelabuhan Pertamina
  8. Hal-hal lain terkait kebutuhan operasional impor dan ekspor tercantum dalam GTC Pertamina untuk Produk, Crude, and LPG

 

 
 

Versi Beta | Dalam Tahap Pengerjaan

Tampilan terbaik website ini menggunakan browser Mozilla Firefox 5.0 atau versi yang lebih tinggi

Hak Cipta © 2012 PT Pertamina. Semua Hak telah Diberikan