06 Des 2017 19:05

Massa Manik : Tularkan Integritas secara Konsisten

Massa Manik Tularkan Integritas Secara KonsistenJAKARTA - Memasuki usia 60 tahun, jajaran top level management Pertamina, unit operasi, dan anak perusahaan kembali berkomitmen untuk menjalankan prinsip bisnis good corporate governance. Dikomandoi oleh Direktur Utama Pertamina Massa Manik, mereka bertekad menjunjung tinggi integritas dengan menandatangani Pakta Integritas, di Kantor Pusat Pertamina, Rabu (6/12/2017). Acara ini sebagai bentuk refleksi agar di kemudian hari Pertamina menjadi lebih baik.

 

Masa Manik menegaskan, Pertamina memiliki tata nilai 6C yang seharusnya tidak hanya digunakan sebagai jargon, tetapi harus diresapi dan diimplementasikan dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, salah satu implementasi dari tata nilai tersebut adalah integritas. Seorang pemimpin harus berperan penuh untuk bawahannya, memberikan contoh sikap yang berintegritas tinggi.

 

"Kita harus peduli kepada bawahan dengan menyontohkan hal yang baik. Integritas merupakan poin utama yang harus ditularkan secara konsisten, dan harus terbuka untuk saling koreksi dan belajar. Ingatlah bahwa jabatan akan terus berubah. Maka dari itu, mari kita tinggalkan legacy yang baik untuk masa depan," ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan Albert Simanjuntak selaku President Director of PT. Chevron Pacific Indonesia yang menjadi salah satu pembicara. Menurutnya, pemimpin merupakan sebuah contoh yang paling dekat ditiru oleh anak buahnya. "Pemimpin yang baik harus menyontohkan yang baik pula kepada anak buahnya. Karena bagaimanapun bawahan membutuhkan arahan, rangkulan, motivasi dari kita sebagai pimpinan," tegasnya.

 

Sementara itu, Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono menuntut para pekerja Pertamina untuk lebih peka terhadap praktik korupsi, khususnya gratifikasi. Karena menurutnya, gratifikasi merupakan celah yang paling mudah untuk disusupi sebuah konflik kepentingan.

 

"Catatan untuk semua pekerja, mulai saat ini harus lebih peka terhadap gratifikasi. Karena jika kita tidak mengetahuinya maka akan terjerumus di dalamnya. Dan penyidik kami akan melihat itu sebagai sebuah bukti atau temuan," tukas Giri.*HARI/Ft. PRIYO

Dibaca sebanyak : 168

Kontak Media

 

Versi Beta | Dalam Tahap Pengerjaan

Tampilan terbaik website ini menggunakan browser Mozilla Firefox 5.0 atau versi yang lebih tinggi

Hak Cipta © 2012 PT Pertamina. Semua Hak telah Diberikan