|Home|WebMail|FAQ|Site Map|Hubungi Kami

ARSIP MEDIA PERTAMINA

Arsip Berita
Arsip Editorial
Arsip Pojok Manajemen
Arsip Suara Pekerja
Selengkapnya (Download PDF Version)

MEDIA PERTAMINA

Edisi No. : 30 / XLVI / 26 JULI 2010   
New R&C dan Culture Change di Pertamina
Jakarta, Senin, 26 Juli 2010 (08:58)
Ada apa dengan New Reward & Consequences (R&C) dan Culture Change di Pertamina? Bila kita mendengarkan presentasi kondisi terkini tentang C dan Culture Change di lantai M kantor pusat Pertamina dua minggu lalu, hati kita mungkin akan bergolak, sulit menentukan apakah kita senang atau sedih menanggapi pencapaian keberhasilan transformasi saat ini dari hasil pengukuran Theme-O-Meter semester I tahun 2010.

Melihat antusiasme pekerja mengikuti survei ini patut diacungi jempol. Dengan jumlah responden mencapai 13.638 pekerja, atau adanya peningkatan responden hingga 3.000 dibandingkan survei sebelumnya. Persentasi minimal (Tipping point) sebesar 30 persen pun sudah dapat kita capai sejak tahun lalu, dan saat ini masih kita pertahankan di posisi 35 persen (sedikit dibawah target tahun ini 36 persen). Support terbesar yang diberikan pekerja adalah semangat untuk menjadikan kapabilatas perusahan mencapai taraf kelas dunia (50 persen). Kita boleh berbangga dengan semangat ini.

Namun bila kita melihat hasil lain dari O-Meter, khususnya tentang r&C masih mendapatkan dukungan yang paling rendah (21 persen), jauh dari tipping point yang diharapkan. Satu hal lagi yang membuat jantung kita berdegup lebih kencang, ternyata terdapat perbedaan sangat mencolok antara persepsi keberhasilan transformasi ini antara pekerja muda (di bawah 35 tahun) dengan seniornya.

Kembali harapan kita berkembang ketika dipresentasikan C model baru, tidak banyak memang perubahannya, namun akan memberikan arti yang besar pada penilaian kali ini. Halhal yang saya catat adalah: puncak murva normal akan condong ke kanan yang akan meberikan ratarata nilai People Review lebih besar; pengisian lembar penilaian (LBS) harus dilengkapi dengan data-data pencapaian kinerja (evident) sehingga penilai tidak sembarangan memberikan penilaian; populasi kalibrasi kurva normal minimal 20 pekerja sehingga bentuk kurva tidak dipaksakan; membatasi distribusi nilai 1 dan 2 hanya untuk kondisi ekstrim (sakit, dan lain-lain). Perubahan tersebut menjadi jawaban atas aspirasi pekerja, yang sangat mengharapkan adanya penilaian yang jujur.

Tentunya penilaian yang memiliki semangat untuk melakukan pembedaan yang bermakna berdasarkan kinerja. Bila kita sudah sepakat untuk berubah, maka kita harus menghilangkan lagi konsepkonsep lama yang selama ini membuat kita tidak berani membedakan, misalnya rasa kasihan, pertemanan, "ewuh pakewuh", dan selalu mengkaitkannya dengan sejumlah materi finansial.

Program culture change ini masih berjalan, dan New R&C akan kita uji pada People Riview Mid Year 2010 ini. Akankah perubahan budaya ini kan mencapai tataran perusahaan kelas dunia? Hal ini sangat terbantung kepada kita, manusiamanuasi yang menjalankannya. Bisakah kita bertindak jujur dalam menilai, bisakah kita berlaku jujur dalam menerima penilaian? Kalau hal itu masih menjadi tanda tanya, maka hasil O-Meter akan menunjukan hasil yang sama atau bahkan menurun. Kemungkinan yang lebih buruk adalah kesenjangan kepercayaan antara pekerja muda (<35 tahun) dan seniornya akan bertambah lebar.

Satu usulan, yang hal ini juga telah teridentifikasi dari hasil Theme-O-Meter, yaitu menciptakan role model, yang betul-betul capable, yang dipilih dan diterima oleh semua kalangan. Dengan kapasitasnya tersebut role model akan mampu menjembatani komunikasi antara pekerja yang muda dan seniornya sehingga dapat mengurangi bahkan menghilangkan kesenjangan kepercayaan yang ada selama ini.

Pembangunan hubungan kepercayaan junior-senior amatlah penting. Bila yang muda sudah tidak dapat mempercayai yang senior, apa jadinya masa depan Pertamina ini? bagaimana tongkat estafet ini akan dilanjutkan? Sementara masa depan Pertamina bertumpu pada pundak penerus estafet.

Keberhasilan Pertamina menuju kelas dunia ada di tangan kita...
Waktu terus berjalan, persaingan semakin menusuk tajam.
Jangan termangu tidak tahu apa yang harus dilakukan, atau terlalu banyak bertanya pada konsultan ...
Mari kita bangun kepercayaan.
Pertamina menunggu perubahan yang kita lakukan.
 

 

Muhadi
Manajer e-Procurement Excellence -Dit. Umum

Ditulis oleh DIVISI KOMUNIKASI