MEDIA PERTAMINA
| Edisi No. : 30 / XLVI / 26 JULI 2010 | Pertamina Jadi Tuan Rumah World LPG Forum 2012 |
| Jakarta, Senin, 26 Juli 2010 (08:55) | |
|
BALI -World LPGAssociation (WLPGA) dan PT Pertamina (Persero) sepakat
bekerjasama menyelenggarakan World Forum 2012 yang akan diselenggarakan
pada bulan September 2012 mendatang di Bali. Kesepakatan tersebut tertuang
dalam Memorandum of Understanding World LPG Forum 2012 yang ditandangani
Dirut Pertamina Karen Agustiawan dan Managing Director WLPGA James pada Senin
(19/7) di The Westin resort, Nusa Dua, Bali.
Dalam acara itu, Hadir
SVP Pemasaran Hariyoto Saleh, Presiden Direktur PT Badak NGL (selaku Project
Owner) Hanung Budya, VP Gas Domestik Agus Himawan (selaku ketua panitia
persiapan dari tim Pertamina). Dengan demikian WLPGA akan menjadi host dan Pertamina menjadi co-host dalam forum dua tahun mendatang. World LPGForum merupakan forum pertemuan paling prestisius dalam industri LPG di seluruh dunia, yang diselenggarakan setiap tahun dan menampilkan puncak dari kemajuan bisnis LPG. Sebelumnya pertemuan ke22 tahun 2009 dilaksanakan di Brasil, pertemuan ke-23 tahun 2010 ini di Madrid (Spanyol), dan pertemuan ke24 tahun 2011 di Qatar. Dirut Karen Agustiawan menyatakan kerjasama ini merupakan sesuatu yang sangat penting bagi Pertamina dan berterima kasih pada WLPGA yang telah memberikan kesempatan pada Pertamina (dan Indonesia) untuk menjadi tuan rumah acara tersebut dua tahun mendatang. James Rockall mengatakan bahwa WLPGA merupakan organisasi terkemuka dalam bisnis LPG di dunia. WLPGA selalu mendukung pengembangan bisnis LPG. Karena itu, ia mengakui keberhasilan Pertamina dalam konversi ke Elpiji 3 Kg. Hariyoto Saleh kepada Media Pertamina mengatakan bahwa saat ini Pertamina baru saja menjadi anggota WLPGA, dan WLPG Forum menjadi kesempatan bagi Pertamina untuk hadir dalam bisnis LPG sedunia. Ditambahkan bahwa WLPGA mempertimbangkan untuk membuka kantor representatif di Indonesia. Setelah penandatanganan ini, Pertamina segera membentuk national organizing committee (NOC) atau panitia pelaksana tingkat nasional, yang terdiri dari Pertamina dan wakilwakil instansi pemerintah, seperti Kementerian ESDM, Kementerian Negara BUMN, serta Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. Diharapkan momentum ini bisa menjadi ajang Pertamina untuk menunjukkan keberhasilannya dalam program konversi Elpiji 3 Kg. Apalagi program konversi ini diikuti dengan meningkatnya demand Elpiji. Keuntungan lain untuk Pertamina adalah untuk mengukuhkan sebagai world calss company berdiri sejajar dengan anggota WLPGA lainnya, yang terdiri dari asosiasi produsen, konsumen, pelaku bisnis dan pebisnis equipment di seluruh dunia. Dengan kata lain, nama Pertamina akan menjadi sorotan dunia dan ikut menggerakkan pariwisata di Indonesia. Diperkirakan forum ini akan dihadiri 3000 peserta. M. Yasir Arofat, salah satu anggota tim panitia Pertamina, memberikan informasi bahwa selain dari forum di Bali, Pertamina tahun ini akan bekerjasama mengadakan workshop autogas untuk mendapat dukungan regulasi dari pemerintah dan berpartisipasi dalam sponsorship di WLPG Forum di Madrid. | |