Cyber News
| Pemerintah Bekerja Keras Atasi Insiden LPG 3 Kg |
| Jakarta, Friday, July 09 2010 (17:13) | |
|
Jakarta - Program konversi minyak tanah ke LPG 3 Kg
dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, khususnya minyak
tanah. Melalui program ini, pemerintah telah mampu menghemat pengeluaran negara
untuk subsidi BBM, yang sekaligus dapat
menekan pengeluaran masyarakat dengan signifikan. Untuk itu, pemerintah bertekad mengawal program konversi ini, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan seoptimal mungkin dalam memenuhi konsumsi LPG 3 Kg. Sementara untuk mengatasi insiden LPG 3 Kg yang terjadi akhir-akhir ini, pemerintah telah mengerahkan seluruh kementerian dan lembaga yang terkait untuk bersinergi menyelesaikan dan mencegah insiden agar tidak makin meluas. Tim antar kementerian dan lembaga kini sedang bekerja secara serempak di berbagai sektor. Tim yang terdiri atas sejumlah tenaga ahli dari kementerian Koordinator Kesra, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepolisian RI, Badan Standarisasi Nasional, Pemerintah Daerah dan PT Pertamina. Untuk mengefektifkan sinergi lintas kementerian dan lembaga tersebut dalam menanggulangi insiden elpiji 3 Kg, masing-masing anggota tim memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai kewenangannya. Berdasarkan kesimpulan rapat koordinasi pengawasan dan pembinaan masyarakat dalam pelaksanaan penggunaan LPG yang aman, tugas-tugas anggota tim adalah sebagai berikut :
Untuk itu pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna LPG 3 Kg tetap tenang dan waspada, agar bisa menggunakan LPG 3 Kg secara aman. Partisipasi masyarakat dalam membantu tugas dari masing-masing Kementerian dan lembaga yang terkait dalam penanganan LPG 3 Kg akan mampu memperkecil insiden LPG. | |