The Realization of CSR Program Unit & Centre


1. PERTAMINA SCHOLARSHIP

Program pemberian beasiswa ini dilakukan secara merata mulai siswa SD dan Madrasah, anak yatim piatu, hingga mahasiswa S-2/S-3 dalam dan luar negeri. Pemberian beasiswa juga dilakukan untuk mengejar kuantitas dan kualitas. Ini terlihat dari pemberian beasiswa pada 1.450 orang di Jabotabek yang dilakukan bekerja sama dengan PWP Pusat dengan menelan biaya Rp 1 milyar. Dari sisi jumlah, angka ribuan orang itu menunjukkan keinginan agar beasiswa diberikan secara massal kepada semuanya.

Ini berbeda dengan pemberian beasiswa yang mengejar kualitas, yang diberikan hanya kepada beberapa orang dengan biaya yang sama besar. Beasiswa terhadap 10 mahasiswa ITB dan 25 PNS adalah contohnya. Kepada mahasiswa ITB, Pertamina mengeluarkan anggaran Rp 1 milyar. Sementara untuk beasiswa S-2 PNS, Pertamina mengeluarkan anggaran Rp 1,8 milyar.

Angka yang besar ini tentu harus diikuti dengan target. Tidak hanya prestasi akademik mahasiswa, tetapi kemanfaatan beasiswa itu bagi tumbuhnya kemandirian, kemajuan dan pembangunan bangsa ke depan. Disinilah pentingnya melihat isu-isu pembangunan strategis yang menjadi prioritas bidang keilmuan yang perlu mendapatkan perhatian untuk diberikan beasiswa.

Tak terkecuali pemberian beasiswa untuk PNS. Problematika bangsa sejak reformasi bergulir adalah buruknya birokrasi dan rendahnya mutu SDM. Beasiswa yang diberikan kepada PNS setidaknya harus menyentuh dua aspek ini, agar pelayanan birokrasi kepada masyarakat semakin bermutu, transparan dan akuntabel. Hanya dengan transparansi, akuntabilitas, dan mutu, birokrasi pemerintahan akan semakin berwibawa terbebas dari korupsi. Yang menarik justru terjadi pada kasus pemberian beasiswa di Politeknik Solo. Pemberian beasiswa dilakukan dengan mensinergikan pemberdayaan mahasiswa yaitu pelaksanaan pelatihan otomotif dan penjualan pelumas Pertamina. Kegiatan yang tidak melulu charity ini ternyata hanya menelan biaya Rp 100 juta. Pemberian beasiswa seperti ini menarik untuk diikuti oleh semua pihak dan dilanjutkan, karena beasiswa justru menumbuh suburkan kemandirian.

 



This site is best viewed with Mozilla Firefox 3.0 or higher or Microsoft Internet Explorer 8.0 or higher