10 Jan 2012 11:28

Pertamina Terapkan Safety Passport

Plaju - Kesehatan mutlak diterapkan di seluruh bidang pekerjaan. Inilah yang melatarbelakangi PT Pertamina (Persero) RU III mewajibkan seluruh pekerja kontrak yang berasal dari rekanan dan mitra kerjanya memiliki safety passport. Safety passport selain berfungsi sebagai id card juga dilengkapi pencatatan Health Safety And Environment (HSE). Demikian dikatakan GM RU III, Irwan saat meresmikan HSE Demo Room, Jum'at (30/12).



Dikatakan GM, Pertamina RU III kini memiliki 1.000 pekerja kontrak yang diambil dari mitra kerja (kontraktor) pada tahun 2012. Mereka diwajibkan memiliki Safety passport sebagai pertanda telah melalui pelatihan di HSE.



Tahap awal pekerja kontrak yang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan HSE di tahun 2012 yakni mereka yang bekerja dengan sistem kontrak waktu 12 bulan, 6 bulan, 1 bulan dan kurang dari satu bulan. Pelatihan meliputi 4 tahapan yakni, personal safety, process safety, environmental dan occupational health selama lebih kurang 3 bulan.



"Tujuannya tentu saja untuk menghindari cidera, insiden termasuki tumpahan minyak, kerusakan peralatan, kebakaran dan ledakan yang disebabkan lemahnya pengetahuan pekerja tentang keselamatan," tegasnya.



Bagi pekerja yang telah melewati masa pelatihan HSE tetapi tidak berhasil meraih safety passport dimungkinkan tidak dapat melanjutkan pekerjaannya kembali. "Setiap individu pekerja Pertamina dan pihak ketiga yang terkait dalam operasi perusahaan harus menempatkan kesehatan, keselamatan dan aspek lingkungan sebagai prioritas pertama. HSE adalah urusan semua orang, tidak hanya perhatian Manajer HSE," ungkap Irwan.


Karena itu Irwan sangat memberikan penghargaan kepada upaya para pekerja dan pihak ketiga dalam mempertahankan zero accident . "Keberhasilan anda dalam menjaga kecelakaan nihil adalah suatu prestasi yang membanggakan. Beberapa insiden dimasa lalu anggaplah pelajaran, guna mendukung kita untuk menempatkan aspek HSE sebagai prioritas utama dalam setipa kegiatan," pungkasnya.


Sementara itu, Manajer HSE, Leodan Haadin mengatakan, keberadaan HSE Demo room sangat penting untuk lebih memperluas tentag keselamatan bagi pekerja. HSE Demo room juga sebagai tempat dan sarana untuk pelatihan tentang HSE, seperti personal safety, progress safety, environmental dan occupation health.


No of Views : 4300

Media Contact

 

Beta Version | Development in Progress

This website is best viewed with browser Mozilla Firefox 5.0 or higher

Copyright © 2012 PT Pertamina. All rights reserved.